Rian/Rosyita juga berpeluang menyambung kembali tradisi gelar juara yang diraih Merah-Putih di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior (BWF World Junior Championships) 2014.
Sejak tahun 2011, Indonesia tak pernah absen mengirim wakil ganda campuran ke partai final kejuaraan dunia junior. Pada edisi 2011 dan 2012 terjadi final sesama wakil Indonesia di nomor ini.
Alfian Eko Prasetya/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi juara dunia junior 2011 usai mengalahkan rekannya Ronald Alexander/Tiara Rosalia Nuraidah. Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti memetik kemenangan atas Alfian Eko Prasetya/Shela Devi Aulia di final 2012.
Di tahun 2013, Kevin Sanjaya Sukamujo/Masita Mahmudin belum berhasil mempersembahkan gelar juara, setelah kalah dari Huang Kaixiang/Chen Qingchen asal China.
Huang/Chen kembali menjadi penantang ganda campuran Indonesia di partai puncak pada kejuaraan yang sama tahun ini yang berlangsung di Malaysia.
Rian/Rosyita mengaku siap menghadapi unggulan pertama tersebut. Kedua pasangan pernah bertemu di final beregu campuran saat Rian/Rosyita kalah lewat rubber game 14-21, 21-17 dan 17-21.
“Kami pernah kalah di pertandingan beregu, tapi kami yakin kali ini bisa menang. Kami belajar dari kekalahan sebelumnya dan kali ini lebih mempersiapkan diri. Permainan cepat dan pukulan mereka yang kencang juga akan kami waspadai,” kata Rian.
“Kami akan bermain nothing to lose, tapi tetap fight karena tanggung sudah sampai final, harus juara. Lawan lebih diunggulkan, mereka juga juara bertahan,” tambah Rosyita.
Partai Final BWF World Junior Championships 2014:
Ganda Campuran
Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari vs Huang Kaixiang/Chen Qingchen
Tunggal Putri
Akane Yamaguchi vs He Bing Jiao
Tunggal Putra
Shi Yuqi vs Lin Gui Pu
Ganda Putri
Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu vs Chen Qingchen/Jia Yi Fan
Ganda Putra
Dechapol Puavaranukroh/Ketlen Kittinupong vs Masahide Nakata/Katsuki Tamate