Piala Thomas dan Uber 2014

Mulai Panas di Simulasi

Jumat, 25 April 2014 16:57 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Simulasi bakal berlangsung di GOR Sritex Arena, Solo, pada Sabtu (26/04), pukul 14.00 WIB untuk Piala Uber. Simulasi Piala Thomas pada pukul 18.00 WIB. Tiap dibagi menjadi dua bagian yaitu tim A dan tim B dengan kekuatan berimbang.

Di Piala Thomas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bakal dipecah dan memperkuat tim berbeda. Hendra di tim A berpasangan dengan pemain yang lebih muda Rian Agung Saputro.

Di ganda pertama, grup A punya pasangan Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon yang merupakan juara French Open Super Series 2013. Grup A juga diperkuat Tommy Sugiarto, Simon Santoso, serta pemain muda Ihsan Maulana Mustofa.

Grup B tak kalah kuat. Ahsan tampil bersama Angga Pratama. Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan yang prestasinya tengah menanjak diturunkan. Wisnu Yuli Prasetyo tampil sebagai tunggal pertama, disusul Sony Dwi Kuncoro dan Dionysius Hayom Rumbaka.

"Pertandingan akan berlangsung ramai, apalagi jika sampai partai kelima antara Simon melawan Hayom. Simulasi menjadi bahan observasi buat tim pelatih, bagaimana hasil persiapan selama di karantina. Kami juga akan melihat kesiapan pemain di simulasi," kata pelatih tunggal putra Joko Suprianto.

"Saya kaget akan dimainkan melawan Sony Dwi Kuncoro. Tapi saya tak mau terbebani, nikmati saja simulasi sekaligus belajar. Tidak mudah menghadapi Sony, dia punya stroke bagus. Saya akan mencoba lepas dan bermain sebaik mungkin, semoga tim saya bisa menang," ujar Ihsan yang baru berusia 19 tahun.

Di Uber, dua tunggal putri terbaik, yaitu Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty bakal bertarung membela tim masing-masing. Bellaetrix memperkuat tim A dengan kapten tim Uber Adriyanti Firdasari serta pemain muda Hanna Ramadini. Di ganda ada Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta.

Linda memperkuat tim B bersama Aprilia Yuswandari, Maria Febe Kusumastuti serta dua pasangan ganda Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris dan Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah.

“Kami sengaja membentuk tim yang equal, supaya pertandingan ramai dan anak-anak merasakan tegangnya main beregu," ungkap manajer Piala Uber Imelda Wiguna.