Latihan perdana berlangsung mulai pukul 16.30-19.30 waktu setempat. Sembilan lapangan disiapkan untuk Indonesia. Empat lapangan digunakan oleh Thomas, sedangkan lima lapangan untuk Uber.
Intensitas latihan pertama tidak terlalu berat karena menitikberatkan pada pemanasan guna melenturkan otot-otot yang kaku akibat perjalanan jauh yang ditempuh dari Jakarta.
“Perjalanan ke India memakan waktu hampir seharian, ini tentunya sangat melelahkan buat atlet. Dari Jakarta, kami sudah antisipasi hal ini. Ibarat menabung, kami sudah punya banyak tabungan stamina, saat terpakai di perjalanan hari ini, tabungan stamina kami masih banyak," ujar Christian Hadinata, manajer tim Piala Thomas.
“Dari awal kami sudah membuat rencana, tak mau tabungan stamina sedikit hingga harus defisit stamina. Kalau tekor, mengembalikannya butuh waktu, sementara pertandingan semakin dekat. Perlu diingat, stamina yang kurang dapat membuat atlet rentan terserang penyakit,” jelas manajer tim Uber Imelda Wiguna.
Tim pelatih memanfaatkan kesempatan ini sebagai momen icebreaker, yaitu ada permainan yang bertujuan agar atlet lebih rileks menghadapi kejuaraan besar yang sudah di depan mata.
Dalam sesi latihan biasa, para atlet melakukan pemanasan masing-masing, tetapi kali ini, pemanasan dilakukan secara bersama-sama. Dalam sesi latihan pertama, pemain tunggal mencoba bermain ganda, sedangkan pemain ganda bermain dua lawan tiga atau empat.