Thomas dan Uber 2014

Indonesia Adaptasi Panas

Kamis, 15 Mei 2014 16:12 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Penyesuaian diri sangat mendesak karena perebutan Piala Thomas dan Uber akan berlangsung di New Delhi, India, sepanjang 18-25 Mei 2014. Praktis Indonesia tinggal punya waktu tiga hari.

Seperti saat memasuki hari kedua di New Delhi, tim Thomas dan Uber Indonesia berjibaku mengatasi cuaca panas yang suhunya mencapai 38 derajat celcius pada siang hari.

“Di India panasnya agak beda, nyelekit di kulit. Sekarang cuacanya ditambah angin yang cukup kencang. Kami diminta untuk menjaga kondisi dengan banyak minum air putih, vitamin dan istirahat yang cukup," kata Greysia Polii yang akan turun di ganda putri.

Perbedaan cuaca di Jakarta dengan India tidak terlalu ekstrim karena cuaca di Jakarta juga cukup panas, rata-rata berkisar 33 derajat Celcius. Manajer tim Thomas Christian Hadinata lebih mengkhawatirkan adaptasi pemain terhadap perubahan suhu luar dan dalam ruangan.

“Para atlet harus waspada perubahan suhu di dalam dan luar ruangan, harus bisa jaga kondisi. Di ruangan AC dingin sekali, saat keluar langsung panas terik. Kadang perubahan cepat seperti ini berpengaruh di tubuh kita. Kalau tidak fit bisa gampang sakit," kata Christian.

Salah satu cara mengatasi perubahan cuaca ekstrim di dalam dan luar ruangan, pelatih mengintruksikan pemain memakai jaket atau handuk tebal di dalam hall setelah latihan karena suhu AC dingin.