Thomas dan Uber 2014

Tiara Cuci Baju Senior

Jumat, 16 Mei 2014 20:03 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Piala Thomas dan Uber 2014 akan berlangsung di New Delhi, India, sepanjang 18-25 Mei 2014. Tim bulutangkis Indonesia sudah di India, memaksimalkan waktu yang ada untuk berdaptasi dan terus menjajal latihan.

Sebelum latihan dimulai, Tiara Rosalia Nuraidah membawa kotak kardus bertuliskan ‘bola drilling tim uber 2014’ yang berisi sebanyak 250 shuttlecock.

Sebagai pemain termuda di Uber, Tiara bertanggung jawab menyiapkan shuttlecock buat senior. “Di Jakarta, saya mengemas shuttlecock ini ke kardus untuk dibawa ke India. Di India, saya bertugas menyimpan kotak ini di kamar dan membawa setiap latihan,” kata Tiara Rosalia Nuraidah.

“Sebetulnya bukan tugas yang gimana juga, tapi saya sadar umur saja. Sebagai pemain paling muda harus bantu senior. Kadang ribet kalau mau latihan bawa tas raket dan kardus ke dalam bis, tetapi saya menikmati karena sudah tradisi kalau yang muda membantu yang senior,” jelas Tiara.

Tiara, kelahiran Garut, 27 Juni 1993, mengatakan pemain senior kerap memberi bantuan berupa soal teknik di lapangan atau sekadar tips di luar permainan. Junior membantu senior di kejuaraan beregu sudah tradisi. Linda Wenifanetri pernah mengalami saat menjadi pemain termuda di SEA Games 2009 Laos.

“Saat itu saya bertanggung jawab mencuci jersey senior. Setiap pagi saya mengumpulkan baju-baju kotor dari tiap kamar, lalu mencuci di mesin cuci yang telah disediakan. Setelah itu saya jogging sambil menunggu cucian selesai lalu mengeringkan di mesin pengering,” cerita Linda.

Angga Pratama merasakan apa yang dialami Tiara Rosalia. Saat menjadi pemain sparring di Olimpiade London 2012, Angga bertugas membawa makanan dan tas raket para senior.