Imelda Wiguna, manajer tim Uber Indonesia mengaku sedih dan kecewa, karena anak asuhnya gagal tembus semifinal setelah takluk dari tuan rumah India di babak perempat final.
“Saking sedihnya saya sampai tidak bisa tidur semalam. Sebetulnya anak-anak sudah tampil luar biasa, tetapi inilah hasilnya,” ucap ia.
Ia mengaku, pihaknya sudah menghitung agar dapat mengimbangi tim tuan rumah. Sebab India menurunkan formasi yang sama saat melawan Thailand di penyisihan.
“Tuhan sudah memberikan jalan, doa kami sudah terkabul saat terhindar dari Tiongkok di perempat final, tetapi kami masih belum bisa melewati tim India. Padahal di dalam hati kami ada keyakinan bisa menang,” ucap ia.
“Jangan hanya sedih dan menyesal, tetapi kami juga harus introspeksi diri. Kalau saya lihat para pemain masih kurang di power, khususnya kekuatan otot tangan dan kaki,” tegas ia.