Gagal Juara Piala Thomas & Uber

Menpora: Indonesia Sudah Luar Biasa

Sabtu, 24 Mei 2014 01:07 WIB
Editor:
 Copyright:

Pada pertandingan semifinal Piala Thomas 2014, Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia. Sementara sehari sebelumnya tim putri Indonesia terhenti di perempat final setelah dikalahkan India. Namun Menpora Roy Suryo menilai performa yang diperlihatkan tim Indonesia sudah luar biasa.

"Saya mengikuti terus upaya pemain, pelatih dan pembina bulutangkis Indonesia sejak persiapan hingga di babak semifinal ini, upaya mereka sudah luar biasa," kata Menpora usai menyaksikan pertandingan semifinal Piala Thomas di arena Siri Fort, New Delhi, India.

"Saya tidak ingin menyalahkan pemain atau pembina, mereka sudah berusaha, tapi inilah hasil yang harus kita terima," lanjut Roy Suryo.

Menpora juga menilai pada Piala Thomas dan Piala Uber tahun ini banyak tim atau pemain dari negara lain yang mengalami kemajuan yang pesat. Tim-tim yang semula tidak diunggulan, tiba-tiba bisa membuat kejutan seperti Jepang yang mampu mengalahkan Tiongkok di semifinal.

"Saya melihat kemajuan yang luar biasa dari tim negara lain, selain itu muncul juga pemain-pemain baru, oleh sebab itu kita pun tidak boleh ketinggalan," ujar Roy.

Menurut Menpora, PBSI juga perlu meningkatkan upaya dengan memanfaatkan teknologi yang ada, seperti dalam pencatatan statistik pemain, bioritmik, dan metode pendukung lainnya. Menpora juga melihat perlunya evaluasi dan pengkaderan pemain untuk bisa meraih kembali supremasi bulutangkis dunia.

"Kalau untuk di tunggal putra, saya optimis ada ada pemain-pemain pengganti sehingga regenerasi bisa berlanjut. Namun untuk kelompok putri perlu lebih diperhatikan lagi pengkaderannya," kata Roy Suryo.

"Karena setelah angkatannya Lindaweni dan kawan-kawan, ada gap yang cukup jauh dari pemain lapis bawahnya," pungkas Roy.