Tim Uber yang dipatok target semifinal terhenti di tangan India di perempatfinal dengan kekalahan 0-3. Thomas Indonesia gagal memenuhi ambisi juara setelah dikalahkan Malaysia dengan skor 0-3 di semifinal.
“Kekalahan ini harus diterima, walaupun kita belum bisa ke final. Target awal kami bisa ke final dan memenangkan pertandingan melawan siapapun. Ini menjadi catatan buat kami dan buat kita semua. Memang belum waktunya," kata Gita Wirjawan.
Gita menyaksikan langsung perjuangan Thomas Indonesia saat melawan Malaysia di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, India, Jumat (23/05) malam. Bersama tim Indonesia dan pendukung yang lain, Gita juga meneriakkan semangat kepada pemain yang sedang bertanding di lapangan.
“Hayom sepertinya bermain under pressure. Kalau Tommy di atas kertas memang berat melawan Chong Wei. Di partai kedua, Hendra/Ahsan berhadapan dengan kombinasi ganda baru, jadi mereka kurang bisa mengantisipasi. Itu bukan alasan, ke depan kami harus lebih solid,” jelas Gita.
Hasil di Piala Thomas dan Uber 2014 akan dievaluasi oleh PBSI. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, tak hanya pemain putri, tetapi juga putra. Kinerja pelatih pun akan dievaluasi.
“Mengenai evaluasi, pasti akan ada evaluasi baik tim putra maupun putri. Kami akan duduk bersama mendiskusikan apa yang perlu ditingkatkan. Sekali lagi, saya sangat mengapresiasi perjuangan pemain dan pelatih,” jelas Gita Wirjawan.