Piala Thomas dan Uber 2014

Semifinal Hasil Realistis

Sabtu, 24 Mei 2014 16:29 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Indonesia gagal mencapai final Piala Thomas 2014 usai kalah dari Malaysia di semifinal. Hasil ini jauh lebih baik dibandingkan Piala Thomas 2012 saat Indonesia hanya bisa bermain hingga perempatfinal di Wuhan, China.

“Penampilan pemain kita di India luar biasa, tapi kita harus akui pemain dari negara lain juga mengalami kemajuan pesat. Pemain sudah tampil luar biasa, tapi ini hasil realistis yang harus kita terima," kata Menpora Roy Suryo yang mendukung langsung Thomas Indonesia di New Delhi, India.

Menpora mengakui banyak lahir kejutan dengan kemajuan sejumlah negara yang sebelumnya kurang diperhitungkan. Dia menyebut tim putra Jepang yang mematahkan dominasi China.

Persiapan Indonesia menghadapi Piala Thomas 2014 sudah lebih dari cukup. Pelatnas digelar sekitar dua bulan, termasuk mengkarantinakan para calon pemain di Kudus, Jawa Tengah.

Sikap lapang dada juga dilontarkan Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan, “Hasil ini harus diterima. Dalam pertandingan memang ada menang, ada kalah.”

Menghadapi masa depan, Menpora menekan agar PBSI harus memikirkan metode pelatihan baru dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah berkembang untuk pembinaan olahraga. Regenerasi pemain juga menjadi hal mutlak yang harus terjadi PBSI.