Di nomor beregu bulutangkis Asian Games 2014, tim beregu putra yang ditargetkan untuk mencapai babak final terhenti di perempatfinal. Begitu juga dengan tim putri yang dikalahkan Jepang.
“Target di beregu memang belum tercapai, namun pemain dan pelatih telah melakukan evaluasi agar tampil lebih baik di perorangan. Saya optimistis target dua medali emas bisa tercapai,” ujar Rexy Mainaky.
Di perorangan, dua emas diharapkan datang dari ganda putra lewat pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan serta pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Kedua pasangan Juara Dunia 2013 ini menjadi andalan Indonesia di berbegai ajang kelas dunia.
Melihat undian, Tontowi/Liliyana diperkirakan belum menemukan lawan berat hingga perempatfinal. Di delapan besar, pasangan rangking empat dunia ini kemungkinan akan bertemu unggulan delapan Maneepong Jongjit/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) atau Shin Baek Cheol/Chang Ye Na (Korea).
Di ganda putra, Hendra/Ahsan sebagai unggulan kedua bakal berjumpa lawan yang cukup berbahaya di delapan besar. Hendra/Ahsan tentu tak akan melupakan laga semifinal Piala Thomas saat kalah dari Tan Boon Heong/Hoon Thien How asal Malaysia.
Kedua pasangan ini berpeluang untuk kembali bertemu di perempatfinal. Dengan catatan Tan/Hoon bisa menghentikan perlawanan unggulan keenam Liu Xiaolong/Qiu Zihan asal China.
“Peluang Tontowi/Liliyana dan Hendra/Ahsan cukup terbuka, apalagi mereka sudah sering bertemu dengan lawan di turnamen-turnamen sebelumnya. Pasti sudah mengerti dimana kelebihan dan kekurangan lawan,” jelas Rexy.
Cabang olahraga bulutangkis perorangan Asian Games 2014 akan mulai dimainkan di Gyeyang Gymnasium pada Rabu (24/09/14) mulai pukul 09.00 waktu Incheon.