Asian Games 2014

Liliyana Yakin Rebut Emas Ketiga Indonesia

Senin, 29 September 2014 08:51 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Bila menang di final, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad akan menjadi penyumbang emas ketiga bagi Indonesia. Dua keping emas pertama berasal dari ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan pasangan putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Bermain di final ganda campuran nomor perorangan bulutangkis Asian Games 2014, Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad akan bertemu Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Pertandingan melawan Zhang Nan/Zhao Yunlei akan keras dengan rekam jejak pasangan asal China ini. Zhang/Zhao tercatat sebagai unggulan pertama Asian Games 2014, juara Olimpiade 2012 London dan peringkat pertama dunia.

Tontowi/Liliyana hanya menempati unggulan ketiga Asian Games. Catatan lain adalah Tontowi/Liliyana kalah tiga tingkat dari Zhang/Zhao dalam daftar peringkat pebulutangkis ganda campuran dunia.

“Kami akan bermain melawan juara Olimpiade, jadi kami harus lebih fokus lagi," kata Lilyana menatap partai kontra Zhang/Zhao.

Kalah dalam beberapa faktor dibandingkan Zhang/Zhao, Liliyana tetap optimisits. Salah satu pemantik keyakinan Liliyana berkaca dari kesuksesan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari.

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari menghadirkan kejutan di ganda putri. Saat tidak diunggulkan, Greysia/Nitya menjadi penyumbang pertama emas Asian Games 2014 bagi Indonesia usai menekuk Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan skor 21-15 dan 21-9, Sabtu (27/09/14).

“Mereka sebelumnya tidak diunggulkan, tapi bisa menang. Jadi kami juga harus bisa menang,” tegas Liliyana mengambil inspirasi dari kesuksesan Greysia/Nitya.

Hal lain yang akan dimaksimalkan Liliyana dan Tontowi adalah rekam kemenangan di semifinal atas Xu Chen/Ma Jin. Meski sama-sama dari China, tipikal bermain Xu Chen/Ma Jin tidak mirip dengan Zhang/Zhao.

“Kalau Xu/Ma ketika mereka tertekan, mereka tidak bisa ngapa-ngapain. Tapi kalau Zhang/Zhao, mereka bisa tenang dan bertahan,” jelas Liliyana seolah sudah mengetahui kekuatan lawan.

Sebelum pertandingan pamungkas ganda campuran Asian Games 2014, rekor pertemuan dengan Tontowi/Liliyana dengan Zhang/Zhao masih sama kuat, 5-5. Duel terakhir di All England menjadi milik Tontowi/Liliyana.

“Sekarang saya anggap nol-nol setelah pertemuan terakhir di All England, kami menang,” kata Liliyana soal kemenangan 13-21 dan 17-21 dalam waktu 42 menit di Birmingham, Inggris, 9 Maret 2014.

1