PBSI Buat Standardisasi Atlet Lewat Kurikulum

Rabu, 1 Oktober 2014 17:03 WIB
Penulis: Niken Purnamasari | Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Melalui kurikulum yang dikembangkan oleh PP PBSI, klub-klub bulutangkis di Indonesia akan memiiki standar mulai dalam hal seleksi, perekrutan, hingga pembinaan atlet.

Dalam pembukaan Yonex Sunrise Men’s Double di Jakarta, Rabu (01/10/14) pagi, mantan pebulutangkis Indonesia, Candra Wijaya mengatakan bahwa saat ini klub-klub bulutangkis di Indonesia belum memiliki standardisasi yang bagus.

Juara dunia BWF 1997, yang juga pendiri klub Candra Wijaya International Badminton Centre, mengaku bahwa kurikulum pengembangan yang dibuat oleh PBSI adalah hal yang sangat bagus dan membangitkan energi positif untuk mengembangkan bulutangkis di Indonesia.

"Buat saya ini sangat bagus karena selama ini memang tidak ada standardisasi yang bagus,” ujar peraih medali emas Olimpiade 2000 nomor ganda putra itu.

Dengan adanya standardisasi kurikulum pengembangan atlet di klub, pelatnas PBSI di Cipayung dapat memiliki standar dalam hal perekrutan para atlet-atlet terbaik yang diambil dari klub-klub tersebut.

1