Riky/Richi mengubur harapan lolos ke final Denmark Terbuka 2014, setelah kalah dari rekan senegara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Riky/Richi harus mengakui kemenangan Tontowi/Liliyana dengan skor 21-10 dan 21-15 di Stadion Odense Sports Park, Odense, Denmark.
Usai pertandingan, Riky/Richi menyayangkan kekalahan dari Tontowi/Liliyana. Riky/Richi mengaku sulit menemukan kembali permainan terbaik seperti di perempatfinal. Di perempatfinal, Riky/Richi mengalahkan unggulan kedua Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen asal Denmark.
“Penampilan kami memang berbeda dari babak sebelumnya, peak performance kami ada saat melawan pasangan Denmark. Kami merasa peak performance sudah turun, mau kembali lagi seperti di perempatfinal sulit sekali,” kata Riky usai pertandingan.
“Padahal kami merasa kalau Tontowi/Liliyana juga tidak dalam top performance mereka di pertandingan ini. Mereka banyak membuat kesalahan-kesalahan sendiri, tetapi kami juga banyak mati sendiri,” Richi memperkuat pengakuan Riky.
“Kami cukup senang bisa melewati target awal perempatfinal, namun kami masih belum puas dengan permainan kami. Kami merasa masih banyak hal yang harus diperbaiki di turnamen-turnamen selanjutnya,” Richi menambahkan.
Sebelum bertolak ke Odense untuk mengikuti turnamen Denmark Open Super Series Premier 2014, Riky/Richi juga turun di Belanda Terbuka 2014 dan berhasil menjadi juara. Gelar tersebut merupakan gelar kedua bagi Riky/Richi di tahun 2014, setelah Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2014.