Djarum Superliga Badminton 2015 memang baru berlangsung selama lima hari, sejak hari Minggu 25 Januari 2015.
Namun sudah terjadi persaingan ketat untuk meraih gelar juara yang senilai 200 ribu dolar AS atau sekitar Rp 2,5 miliar itu.
Menariknya tidak hanya pebulutangkis terkenal saja yang meramaikan kompetisi tersebut. Para pemain muda seperti misalnya, Jonathan Christie (17) asal Musica Champion Kudus, Ihsan Maulana Mustofa (19) dari Djarum Kudus, Shesar Hiren Rhustavito (21) dari USM Blili, mampu bersaing dengan para lawannya demi menjaga nama baik klub yang dibelanya.
Tentunya mereka diharapkan mampu menjadi calon pemain masa depan Indonesia untuk level Internasional. Hal ini juga diungkapkan oleh wakil Sekjen PP PBSI (Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia) yang juga menjabat sebagai Direktur Superliga Badminton 2015, Ahmad Budiharto yang menjelaskan para pemain muda ini mampu bersaing dengan pemain kelas dunia.
"Dari awal, tentunya saya selalu mengamati dan mencari para atlet-atlet muda berbakat untuk bisa meregenerasi para seniornya," ujar Ahmad Budiarto, selaku Wakil Sekjen PP PBSI (Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia) yang juga menjabat sebagai Direktur Superliga Badminton 2015, sesuai yang dirilis situs resmi Djarum Badminton.
"Ada beberapa atlet yang membuat saya terkagum atas penampilannya di Badminton Superliga, salah satunya adalah Shesar Hiren saat melawan Tanongsak dari klub Jaya Raya. Dirinya mampu bersaing dengan pebulutangkis asal Thailand. Mungkin dirinya menjadi salah satu atlet muda yang kita amati untuk masuk ke dalam pelatnas, tetapi kita lihat lagi penampilannya di beberapa pertandingan ke depan," sambungnya.