Kemenangan dalam waktu 29 menit ini sekaligus membalas pertemuan terakhir mereka di Piala Sudirman 2015 lalu. Saat itu Tontowi/Liliyana kalah dari Chris/Gabrielle, 17-21 dan 18-21.
“Kami lebih siap hari ini. Dari awal sudah tau kami mau bermain seperti apa. Kami bisa menguasai permainan, mau adu depan atau belakang kami sudah siap. Sampai lawan juga terlihat frustasi tadi. Pukulan-pukulan terakhir mereka di game pertama bahkan sudah terlihat bingung,” tandas Liliyana seperti dilansir laman resmi PBSI.
Di babak semifinal Tontowi/Liliyana akan berhadapan dengan Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dari Hong Kong.
Pertandingan ini akan menjadi yang keempat bagi kedua pasangan tersebut. Sejauh ini, Tontowi/Liliyana selalu bisa mengantongi kemenangan. Terakhir mereka berhadapan di final Badminton Asia Championships 2015 lalu. Ganda campuran terbaik Indonesia tersebut menang dua game langsung 21-16 dan 21-15.
“Untuk pertandingan besok, sama seperti kemarin ya. Intinya selama kami bisa main maksimal, kami pasti bisa mengatasi mereka,” timpal Tontowi Ahmad.
Meski berhasil meraih kemenangan dalam pertemuan sebelumnya Liliyana mengaku akan lebih siap mengingat penampilan calon lawan tersebut tengah menanjak.
“Walaupun kemarin kami menang di final BAC, tapi kondisi sekarang kan berbeda. Mereka di sini penampilannya bagus, bisa mengalahkan Fischer/Pedersen (Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, Denmark), juga nggak disangka-sangka. Jadi kami harus lebih siap lagi. Kemenangan kami kemarin memang menambah kepercayaan diri kami. Tapi sekarang kami hitung kosong-kosong lagi. Kami harus lebih fokus, sudah siap, maka kami yakin bisa menang,” tutur Liliyana.