Sejak putaran pertama, tunggal Putri milik Indonesia, Lindaweni Fanetri mampu melaju mulus hingga babak perempat final tanpa merasakan kekalahan sedikitpun. Pebulutangkis 25 tahun ini sukses mengalahkan, Michelle Li, wakil dari Kanada di putaran pertama dengan skor cukup meyakinkan yaitu 21-17 dan 21-11.
Setelah itu, ia mendapat perlawanan yang cukup sengit dari wakil asal Taiwan, Tai Tzu-Ying di putaran kedua dengan skor 21-18 dan 22-20.
Sebelumnya, Lindaweni juga pernah mengatakan bahwa lawan-lawan yang tersisa di tunggal putri memiliki kekuatan sama kuat, sehingga setiap pertandingannya nanti diyakininya tidak akan berjalan dengan mudah.
Pada babak perempatfinal nanti, ia akan bertemu dengan lawan tangguh dari Thailand, Ratchanok Intanon yang juga belum merasakan kekalahan dalam dua pertandingan terakhir.
Sama halnya dengan Lindaweni, diputaran pertama, Ratchnok dengan mudah melibas wakil Taiwan, Pai Yu-Po dengan skor 21-11 dan 21-12. Diputaran kedua, ia bertemu dengan rekan senegaranya, Busanan Ongbumrungpan.
Meski sama-sama mewakili negara Thailand, kedua pebulutangkis ini tetap profesional untuk saling menikam. Hasilnya, Ratchanok berhasil mengalahkan Busanan di dua set beruntun dengan skor, 21-16 dan 21-19.
Jika melihat langkah Lindaweni dan Ratchanok, rasanya akan sulit untuk menentukan siapa yang akan berhasil lolos ke babak semi final. Bukan tidak mungkin juga jalannya pertandingan nanti akan berlangsung dengan menarik.