Pasangan terbaik tanah air langsung menyerang sejak awal game pertama. Bahkan Owi/Butet langsung tancap gas dengan mengambil empat poin pertama.
Ganda campuran terbaik dunia asal Tiongkok mulai mencuri poin demi poin. Namun hingga interval pertama Owi/Butet tetap menjaga keunggulan.
Owi/Butet sempat kerepotan menembus pertahanan Zhang/Zhao namun demikian berkat kesabaran dan permainan taktis harapan Indonesia itu berhasil mengambil poin.
Owi/Butet pun mengunci perolehan poin pasangan Tiongkok itu di angka 16 dan menyudahi game pertama dengan skor 21-16.
Perjuangan di game kedua berjalan semakin sengit. Kedua pasangan silih berganti melancarkan smash-smash keras sambil membangun pertahanan.
Namun pasangan Tiongkok tampak lebih siap mengambil kesempatan dan berhasil menyudahi interval pertama di game kedua dengan skor 11-7.
Selepas jeda, pasangan Tiongkok semakin gencar melancarkan serangan. Owi/Butet sempat mengambil satu poin setelah pasangan Tiongkok itu menginjak angka 12.
Owo/Butet kerap melakukan kesalahan dan memberi dua angka cuma-cuma kepada pasangan Tiongkok. Perolehan poin Owi/Butet akhirnya terhenti di angka 15 saat pasangan China itu menyudahi set kedua.
Set ketiga perolehan angka keduanya kian ketat. Owi/Butet sempat memberikan dua angka secara gratis kepada pasangan Tiongkok untuk memimpin 6-5. Meski demikian Owi/Butet berhasil menyudahi interval pertama di set ketiga ini dengan angka 11-10.
Owi/Butet kerap melakukan kesalahan dan membuat perolehan poin pasangan Tiongkok kian melaju menginjak 18-14 dan menutup kemenangan dengan skor 21-18.