Sebanyak tiga medali emas (dua perak dan empat perunggu)-dari dua emas yang ditargetkan-berhasil dibawah pulang ke tanah air menyusul raihan emas di hari terakhir dari pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Praveen Jordan/Debby Susanto (ganda campuran).
“Awalnya target dua emas, tetapi Alhamdulillah bisa dapat tiga emas. Ini luar biasa, kami mengambil kalkulasi yang tepat. Saya yakin di tangan pemain-pemain muda ini, masa depan bulutangkis semestinya akan lebih cerah,” ungkap Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan seperti dilansir laman resmi PBSI.
Gita mengaku masih ada hal yang perlu dibenahi khususnya di sektor tunggal putri. Meski demikian perjuangan Hanna Ramadini yang meraih medali perak patut diapresiasi.
“Pemain muda jangan terlalu dijadikan idola, mereka harus membumi kedepannya. Saya rasa ini akan menjadi motivasi untuk pemain-pemain muda lainnya di Indonesia. Masih ada PR di tunggal putri, tetapi Hanna luar biasa. Kemarin di semifinal dia bermain tiga game melawan Goh Jin Wei (Malaysia), sangat melelahkan,” sambung Gita.
“Saya yakin Hanna dan kawan-kawan mampu membawa nama baik sektor tunggal putri yang selama ini menjadi bahan kritikan. Namun kami welcome dengan kritik, yang penting kami kedepannya bagaimana, apakah menuju ke arah yang benar atau tidak?” lanjutnya.