Pada kejuaraan tahun lalu, Indonesia juga menorehkan hasil yang sama yakni membawa pulang satu medali perunggu melalui pasangan ganda campuran Muhammad Rian Ardianto/Zakia Ulfa.
Enroe melanjutkan setelah kejuaraan ini, Abimanyu/Apriani akan terus ditempa agar rasa percaya diri semakin baik.
“Mereka sudah maksimal dengan persiapan yang nggak banyak. Mereka kurang lebih hanya dua minggu latihan, dibanding Zheng/Chen yang sudah memiliki banyak jam terbang. Dengan senior Indonesia saja, Zheng/Chen sudah mulai imbang. Kalau saya melihat Abi/Apri sudah maksimal, tinggal nanti ditambah tenaga tangan dan percaya dirinya di lapangan. Masih perlu waktu, karena mereka juga baru berpasangan,” tambahnya.
Di semifinal kali ini Abimanyu/Apriani harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok, Zheng Si Wei/Chen Qingchen. Harapan satu-satunya Indonesia ini menyerah dua set langsung dari unggulan pertama itu dengan skor 14-21 dan 14-21.