Bersiap pensiun sebagai pemain bulutangkis, Vita mengatakan bahwa dirinya berencana untuk menjadi pelatih bulutangkis di nomor ganda, terlebih nomor ganda adalah nomor keahliannya.
“Setelah pensiun jadi pemain, saya kepingin jadi pelatih. Ya gak jauh-jauh dari badminton lah, 75 persen pingin jadi pelatih,” ujar Vita di Istora, Senayan, Jakarta.
“Kalau melatih juga sebenernya ingin melatih di Indonesia, tawaran buat ngelatih dari luar sebenernya sudah ada, tapi belum saya putuskan,” tambahnya.
Mengomentari pertandingan yang baru dilewatinya, Vita mengungkapkan bahwa pada set-set awal dia masih agak sedikit belum menemukan ritme permainan. Terlebih, Vita dan Shendy sudah lama tidak saling berpasangan.
“Tadi sudah lama gak main bareng, jadi kayak belum nemuin pola permainan. Lawan sebenarnya juga tidak terlalu kuat cuma harus tetap diwaspadai,” sambung mantan pasangan Praven Jordan ini.
Sementara untuk pertandingan di babak kedua menghadapi wakil Tiongkok, Luo Ying/Luo Yu, Vita hanya akan berusaha bermain maksimal. Terlebih lawannya besok juga merupakan unggulan kedua.
“Besok kita main maksimal saja, main di Indonesia sebenarnya keuntungan buat kita. Saya lihat kalau ganda ini masih ada sedikit celah buat kita colong, besok coba yang terbaik saja,” pungkasnya.