Pada babak perempatfinal, Praveen/Debby gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Wakil Merah-Putih menyerah dua set langsung, 13-21, 14-21.
"Masih banyak poin yang harus dikejar (untuk Olimpiade). Masih ada sekitar 10 turnamen yang harus kami ikuti," ujar Debby seperti dilansir Antara.
Pasangan ini juga mengakui keunggulan wakil Tiongkok itu yang memiliki jam terbang jauh lebih tinggi.
"Mereka secara ranking jauh di atas kita, jam terbang juga mungkin lebih tinggi," ungkap Praveen seperti dilansir Antara.
Meskipun sudah berusaha menghafalkan pola permainan Zhang Nan/Zhao Yunlei, Praveen/Debby merasa kesulitan saat harus mengimbangi aksi pasangan juara dunia 2014 itu.
"Dia ganti-ganti polanya bagus. Kita kadang menghafalkan pola pertama mereka, tapi mereka ganti lagi ganti lagi," lanjut Praveen.
Sebelumnya pada perdelapanfinal, Praveen/Debby sempat memberikan kejutan dengan melibas unggulan kelima asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christina Federsen dengan skor 22-20, 19-21, 23-21.