Aksi pebulutangkis putri asal Tiongkok kini sudah tak lagi mendominasi di tiap event bulutangkis dunia. Hal itu bisa dilihat dari rangking BWF di nomor tunggal putri.
Kini peringkat satu sampai lima, tidak lagi diisi oleh pebulutangkis asal negeri tirai bambu tersebut. Hanya ada nama Li Xuerui yang berada diperingkat tiga dunia.
Sementara untuk peringkat satu diduduki oleh pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin yang di BWF Championship musim lalu menjadi juaranya. Lalu di peringkat kedua ada nama pebelutangkis asal India, Saina Nehwal.
Diperingkat empat diisi oleh pebulutangkis asal Taiwan, Tai Tzu Ying dan peringkat kelima ada nama pebelutangkis asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Menanggapi hal itu pebulutangkis asal India, Sania Nehwal mengatakan bahwa kondisi ini ialah kondisi yang bagus untuk para atlet putri.
"Masih ada banyak pemain bagus di luar Tiongkok. Jika ini terus berlangsung maka Olimpiade tahun depan akan sangat menarik," kata Sania.
Sayangnya di nomor tunggal putri Indonesia, pasca Mia Audina dan Susi Susanti belum lagi muncul srikandi tangguh di dunia bulutangkis yang mampu mengharumkan nomor tunggal putri.