Kejuaraan Dunia BWF 2015

Gagal ke Final, Lindaweni Tetap Bangga

Sabtu, 15 Agustus 2015 20:10 WIB
Editor: Ramadhan
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Sempat unggul terlebih dahulu di set pertama, Linda harus menyerahkan set pertama kepada pemain asal India itu. Terlebih, sebelum memasuki interval set pertama Lindaweni terlihat seperti mendapatkan cedera di lutut sebelah kanan.

“Saya tadi mencoba main enjoy aja, kalau main enjoy otomatis bisa keluar sendiri permainannya,” ujar Linda mengomentari pertandingan yang baru dia jalani.

“Sebenarnya dari lawan Mitani udah main kayak gitu. Tapi, tadi saya sempat maksain juga, ditanya sama pelatih masih bisa gak. Saya bilang coba terus aja, yang penting berusaha dulu di lapangan,” tambahnya.

Lolos hingga babak semifinal kejuaraan dunia merupakan pencapain terbaik tunggal putri Indonesia setelah dua dekade. Walau belum bisa meraih gelar juara, Linda sendiri mengaku sudah sangat puas bisa menginjakan kaki di babak semifinal.

“Saya puas bisa sampai semifinal, apalagi di awal tunggal putri tidak ditargetkan apa-apa. Ini kayak seperti latihan saya selama ini seperti terbayar,” tandasnya.

“Habis ini juga masih ada Olimpiade, jangan cepat puas juga (pencapaian semifinal kejuaraan dunia),” sambungnya.

Dilain pihak, wakil India, Saina yang berhasil mengamankan tiket babak final BWF World Championship 2015 mengatakan bahwa pertandingannya menghadapi Lindaweni adalah pertandingan terberat yang dirasakannya sejauh ini.

“Saya rasa hari ini pertandingan berat buat saya, ada sedikit tensi di pikiran saya, apalagi penonton sangat bersemangat mendukung Linda di istora. Besok saya berharap bisa lebih baik, dan memberikan yang terbaik agar para suporter Indonesia mendukung saya,” ujar Seina yang dalam partai final nanti akan menghadapi wakil Spanyol, Carolina Marin.