Kejuaraan Dunia BWF 2015

Tontowi/Liliyana Dipermalukan di Istora Senayan

Sabtu, 15 Agustus 2015 14:02 WIB
Editor: Joko Sedayu
© GRAFIS: Muproni/INDOSPORT
 Copyright: © GRAFIS: Muproni/INDOSPORT

Kekalahan pasangan nomor satu Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dari Zhang Nan/Zhao Yunlai di Kejuaraan Dunia BWF 2015, memperpanjang catatan buruk mereka di Tanah Air. Berdasarkan catatan, Tontowi/Butet selalu gagal menjadi juara jika bermain di Istora Senayan, Jakarta.

Terakhir, Tontowi/Liliyana berjaya di Indonesia ketika meraih medali emas SEA Games 2011. Selebihnya, Tontowi/Liliyana selalu gagal meraih juara di Indonesia Open, di mana turnamen Super Series Premier itu digelar di Istora Senayan.

Bermain di hadapan ribuan pendukung di Istora Senayan, pasangan Tontowi/Liliyana langsung menggebrak pada set pertama. Pasangan yang biasa disapa Owi/Butet itu unggul 11-6 atas duet Zhang/Zhao.

Namun, unggulan pertama Kejuaraan Dunia asal China itu tidak tinggal diam. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan menjadi 14-12, dan bahkan memaksa Owi/Butet bermain deuce 20-20.

Meski begitu, dengan bantuan dukungan penonton dan sedikit keberuntungan, akhirnya Owi/Butet berhasil megamankan set pertama dengan kemenangan 22-20.

Pada set kedua Owi/Butet kembali mendominasi awal-awal pertandingan dengan keunggulan 3-1 atas Zhang/Zhao. Tapi Zhang/Zhao terus memberikan tekanan kepada Owi/Butet dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5.

Meski mendapat perlawanan sengit dari Zhang/Zhao, pasangan Indonesia yang menempati peringkat tiga dunia itu kembali memperlebar jarak menjadi 11-9. Tapi lagi-lagi Zhang/Zhao terus menekan dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Suasana Istora Senayan semakin memanas ketika Owi/Butet mengukir keunggulan 19/16, tapi mereka kembali ceroboh dan memberikan pasangan Zhang/Zhao kembali mendekat.

Dan duece 20-20 kembali terjadi pada set kedua. Namun kali ini, dewi fortuna lebih berpihak kepada kubu Zhang/Zhao. Pasangan yang berstatus juara bertahan itu menutup set kedua dengan kemenangan 23-21.

Pada set penentuan berbeda dengan dua set sebelumnya. Pasangan tuan rumah Owi/Butet tidak bisa langsung unggul pada awal pertandingan, bahkan tim tamu condong bermain lebih baik pada set ketiga ini. Zhang/Zhao sempat unggul 11-8 atas Owi/Butet.

Jelang laga berakhir, tim tamu Zhang/Zhao justru bermain semakin menggila, sedangkan Owi/Butet terlihat tertekan dengan banyak melakukan kesalahan. Zhang/Zhao tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan set ketiga setelah mengukir skor 21-12.

Kemenangan Zhang/Zhao sekaligus menjadikan All China Final untuk di sektor ganda campuran. Zhang/Zhao akan menghadapi kompatriotnya Liu Cheng/Bao Yixin, yang mengalahkan pasangan Xu Xhen/Ma Jin, dengan skor 21-13, 15-21, 21-19.

35