Keberhasilan ini, menurut Menpora, menjadi kado istimewa dari olahraga bagi seluruh anak bangsa menjelang peringatan HUT RI ke-70.
“Luarr biasa, selamat kepada Hendra dan Ahsan yang sukses meraih gelar juara dunia lagi. Ini merupakan gelar yang sangat berarti dan menjadi kado olahraga pada HUT RI ke-70,” ujar Menpora yang menyaksikan langsung partai puncak BWF World Championship 2015 di Istora Senayan Jakarta.
Keberhasilan ini membuat Menpora juga optimistis bahwa Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk merebut emas Olimpiade 2016 di Brasil. Juga berjaya saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
“Ini menjadi pertanda baik bahwa tradisi emas olimpiade kembali akan hidup. Meski untuk mewujudan itu, bulu tangkis Indonesia harus bekerja lebih keras dan tidak boleh bergantung pada satu nomor saja,” tambah Cak Imam, sapaan akrab Menpora.
Hendra/Ahsan, yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final Total BWF World Championship 2015, tampil sebagai juara dengan menundukkan Liu Xiaolong/Qiu Zihan (Tiongkok) dengan skor 21-17 dan 21-14.
Ini merupakan gelar jua dunia kali kedua bagi pasangan tersebut setelah pada 2013 meraihnya di Ghuangzou. Ganda putra andalan Indonesia ini absen pada BWF World Championship 2014 di Denmark.