PBSI Pantau Atlet untuk Dikirim ke Olimpiade Brasil 2016

Kamis, 20 Agustus 2015 19:26 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Rexy Mainaky. Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Rexy Mainaky.

Masih hangat dalam ingatan kita, Indonesia hanya berhasil meraih satu gelar juara dalam BWF World Championship 2015 kemarin yang dilangsungkan di Istora, Senayan, Jakarta pada tanggal 10-16 Agustus. Nomor ganda putra menjadi satu-satunya nomor yang berhasil menyumbangkan medali emas lewat pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Selepas kejuaraan dunia bulutangkis, gelaran bergengsi lainnya adalah Olimpiade 2016 yang akan dilangsungkan di Rio de Janeiro, Brasil nanti. Bersiap mengikuti kejuaraan tersebut, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) saat ini tengah memantau semua atlet (pelatnas/non pelatnas) yang masuk ke dalam proyeksi menuju Olimpiade.

“Setiap tiga bulan PBSI akan me-review perform setiap atlet yang masuk dalam proyeksi ke Olimpiade. Review-nya itu bukan dari hasil saja, tapi dari semua, dari fisik hingga kemajuan non teknis. Jadi hal itu yang nantinya akan di review oleh PBSI, dan akan dijadikan laporan,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan dan Prstasi PBSI, Rexy Mainaky saat menghadiri konfrensi pers MILO School Competition 2015.

Masih mengenai atlet-atlet yang diproyeksikan dalam Olimpiade Brasil 2016, siapapun itu orangnya, PBSI pasti akan tetap mendukung atlet tersebut baik atlet Pelatnas ataupun Non-Pelatnas untuk berjuang dalam perebutan medali di ajang Olimpiade.

“Dia (Tommy Sugiarto) punya kans Olimpiade, ya dia pergi. Kita harus mendukung walau dia di luar (pelatnas), kita melihat kepada indonesianya, bukan kepada siapa. PBSI juga tetap membuka pintu untuk persiapan Olimpiade Tommy dan timnya demi kenyamanan berlatih di dalam (Pelatnas) biar lebih fokus. Itu silahkan saja, nanti tinggal berkoordinasi dengan PBSI. Tapi program proyeksi Olimpiade, nama-nama tetap pada kontrol PBSI,” pungkas peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 ini.

7