Sejumlah pasangan yang patut diwaspadai Rian/Berry di antaranya Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian yang merupakan junior mereka di Pelatnas Cipayung. Apalagi Rian/Berry sendiri pernah ditaklukkan juniornya itu di turnamen Austria Open 2015
“Target kami di turnamen ini adalah juara, inginnya sih bertemu dengan Rian/Fajar di final, kami pernah kalah dari mereka. Namun lawan-lawan yang lain juga banyak yang bagus, termasuk pasangan Kido/Agri,” ujar Rian seperti dilansir laman resmi PBSI.
Rian/Berry merupakan kombinasi baru sejak November 2014 silam. Sebelumnya, Rian berpasangan dengan Angga Pratama, sedangkan Berry bersama Ricky Karanda Suwardi.
“Sejauh ini kerjasama kami sudah cukup baik. Kami mesti meningkatkan kekompakkan dan komunikasi di lapangan, terutama saat-saat kritis. Kalau salah satu dari kami sudah blank, kami agak sulit mengendalikan keadaan seperti semula,” lanjut Rian.
Akan tetapi, pada laga babak 16 besar yang berlangsung Kamis (3/9) malam di GOR Sudirman, Rian/Berry menunjukkan performa yang baik. Pasangan unggulan keempat ini mengalahkan Yew Sin Ong/Hong Kheng (Malaysia) dengan skor 21-10, 21-17.
“Di game pertama memang lebih mudah, tetapi pada game kedua, mereka unggul di bola-bola depan yang menyulitkan kami. Makanya perolehan skor sempat ramai, namun kami berani adu saja,” imbuh Rian.