Kenas/Hardianto yang tak diunggulkan, mampu menuntaskan perlawanan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, yang merupakan unggulan pertama. Kenas/Hardi menang dua game langsung dengan skor 21-15, 21-19.
"Kami puas bisa mengalahkan Rian/Fajar, karena kami bisa membalas kekalahan kami di pertemuan sebelumnya. Kami tampil nothing to lose dan kami dapat mengeluarkan semua kemampuan kami," tutur Hardi seperti dilansir laman resmi PBSI.
"Rian/Fajar kan rekan sepelatnas kami, jadi kami sudah bisa membaca dimana kekuatan dan kelemahan mereka. Pelatih tak memberikan target khusus di turnamen ini, yang penting bermain sebaik mungkin dulu," timpal Kenas.
Pada perebutan tiket final yang akan berlangsung hari ini (Sabtu, 5/9), Kenas/Hardi akan ditantang pasangan Korea, Jun Bong Chan/Kim Dae Eun.
"Menghadapi pemain Indonesia tentunya berbeda dengan pemain Korea yang terkenal dengan pukulan yang keras. Namun kami juga optimis, yang penting kami fokus, konsentrasi dan yakin," tutur Hardi.
Sementara itu, pasangan unggulan kedua, Markis Kido/Agrippina Primarahmanto Putera secara mengejutkan mesti terhenti di tangan pasangan gado-gado, Ruud Bosch/Huang Po Jui (Belanda/Taiwan), dengan skor 18-21, 21-9, 20-22. Unggulan empat Rian Agung Saputro/Berry Angriawan amankan tempat di semifinal setelah menghentikan perlawanan pasangan Korea, Chung Eui Seok/Kim Dukyong, 21-18, 12-21, 21-17.
1.5K
Victor Indonesia International Challenge 2015