“Di game pertama kami sempat ketinggalan jauh, dan ngejar-ngejar tapi nggak sampai. Di game kedua juga kaya gitu, ketinggalan, udah sempat ngejar tapi masih kalah juga. Kami awalnya memang kalah start dan juga banyak errornya sendiri,” ungkap Angga seperti dilansir laman resmi PBSI.
Di game kedua, Angga/Ricky sempat membuka peluang dengan mencuri dua poin pertama. Keduanya pun masih unggul dengan 7-4, sebelum akhirnya keadaan berbalik menjadi 7-9. Skor berikutnya, Angga/Ricky harus terus tertinggal dari ganda putra nomor satu dunia tersebut.
“Kami pengen buru-buru dan banyak mati sendiri karena angin. Tapi itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami merasa kecewa, tapi kami sudah berusaha,” lanjut Angga.
Ini menjadi pertemuan keempat bagi dua pasangan tersebut. Skor sementara 1-2 untuk keunggulan Lee/Yoo. Mereka terakhir kali berhadapan di Chinese Taipei Open 2015 lalu. Angga/Ricky kalah usai sengit bertanding dengan 16-21, 26-24 dan 14-21.
“Kami pernah menang juga dari mereka, sempat ada percaya diri. Tapi mereka memang di atas kami, tapi kami tetap mau berusaha, semoga kedepannya lebih semangat lagi, main lebih bagus lagi,” jelas Angga.
Indonesia masih mempunyai peluang untuk menempatkan wakil di babak final. Tommy Sugiarto, tunggal putra Indonesia, akan berhadapan dengan Lin Dan dari Tiongkok.