Hong Kong Terbuka Super Series 2015

Tunggal China, Memupus Harapan Anthony Ginting Tampil di Final

Sabtu, 21 November 2015 17:11 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Anthony Sinisuka Ginting Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Anthony Sinisuka Ginting

Bermain di lapangan dua Hong Kong Coliseum, Anthony Ginting harus menghadapi tunggal China, Tian Houwei di babak semifinal. Sayang Anthony gagal ke final setelah takluk lewat petarungan tiga game, 21-18, 11-21, dan 6-21

Kedua pebulutangkis langsung mempergakan permaianan ketat. Kejar mengejar poin ditunjukan kedua pebulutangkis muda inim bahkan keduanya sempat meraih poin sama 8-8. Namun Anthony Ginting berhasil unggul pada interval game pertama dengan 11-9.

Keunggulan Anthony terus berlanjut dengan 20-17. Dan akhirnya dengan pengamatan jeli, Anthony berhasil meraih game pertama setelah bola pengembalian Tian Houwei keluar dari lapangan. Anthony berhasil mengunci game pertama dengan 21-18.

Berlanjut pada game kedua, permainan Anthony seakan menurun. Kesalahan sendiri kerap dilakukan oleh pemain yang menempati ranking 54 ini. Bahkan ia tertinggal cukup jauh di interval game kedua dengan 11-3.

Selepas interval, Anthony berusaha bangkit dengan mencoba mengejar ketertinggalan poin. Namun sayang sudah terlalu jauhnya jarak poin yang harus ia kejar, membuat Anthony gagal mengunci kemenangan. Pada game kedua dia harus mengakui keunggulan Tian dengan 21-11.

Pertandingan dilanjutkan pada game ketiga, pada game penentuan ini Anthony seakan masih belum mampu keluar dari tekanan Tian. Dia kembali tertinggal sejak awal, bahkan hingga interval game ketiga dia tertinggal 11-4 dari Tian Huowei. Bahkan Tian tak butuh lama untuk mengunci kemenangan setelah dia meraih game ketiga dengan 21-6 atas Anthony Ginting.

Dengan gugurnya Anthony, Indonesia kini mengharapkan dari dua pasangan ganda putra dan putri untuk meraih gelar di Hong Kong Terbuka Super Series 2015. 

Dimana ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus melalui hadangan ganda putra Denmark, Mathias Boe/Cartsen Mogensen. Sementara ganda putri indonesia, Gresia Polii/Nitya Krishinda harus menghadapi ganda putri China, Tang Yuangting/Yu Yang.

21