Sebelumnya Greysia/Nitya sukses menjungkalkan wakil Tiongkok Tian Qing/Zhao Yunlei serta pasangan Belanda, Eefje Muskens/Selena Piek di laga pertama.
Selanjutnya di laga pamungkas penyisihan grup keduanya ditantang pasangan Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen
Peluang Greysia/Nitya ke semifinal pun terbuka lebar. Greysia/Nitya akan lebih aman jika bisa memenangkan laga ketiganya.
“Untuk pertandingan berikutnya kami masih akan berkonsultasi dengan pelatih. Tapi sebagai pemain, kami pasti ingin memberikan yang terbaik di lapangan. Kami tetap nggak mau mikirin kalau kami sudah menang dua kali, sudah pasti lolos atau gimana. Kami harus tetap fokus,” ungkap Greysia seperti dilansir laman resmi PBSI.
Menanggapi hal ini pelatih ganda putri Eng Hian mengaku anak asuhnya sudah melewati hadangan terberat di laga kedua. Namun demikian pasangan Denmark tak bias dianggap remeh.
“Ini (Tian Qing/Zhao Yunlei red.) bisa dibilang lawan yang paling berat untuk Greysia/Nitya, kalau dilihat dari rekor pertemuan. Tapi lawan Denmark juga berat. Terakhir ketemu mereka kalah,” tandas Eng Hian.