Selain target dua tiket olimpiade, sektor ganda putra juga mengincar gelar di ajang All England dan siap menyumbang poin di ajang Piala Thomas.
Performa pemain-pemain muda dinilai sudah ada peningkatan, mereka pun tak lagi bergantung pada Hendra/Ahsan. Hal ini dibuktikan di Indonesian Masters 2015 dimana kekalahan Hendra/Ahsan digantikan dengan raihan gelar oleh Rian/Berry.

Pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi sementara diperkirakan paling berpeluang untuk mendampingi Hendra/Ahsan di turnamen level tertinggi termasuk olimpiade. Hal ini dijelaskan oleh Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI.
“Angga/Ricky memang paling berpeluang mendampingi Hendra/Ahsan, namun mereka sampai saat ini masih menguber poin ke olimpiade. Peluang Angga/Ricky masih 50-50, soalnya banyak target di 2015 yang meleset, diluar perkiraan,” ungkap Herry seperti dilansir laman resmi PBSI.
Herry juga mengatakan bahwa pasangan lain pun peluangnya tetap terbuka untuk merebut tiket kedua ke olimpiade. Pasangan Berry Angriawan/Rian Agung Saputro dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dinilai punya kans untuk membuat gebrakan.
“Saya rasa Rian/Berry dan Kevin/Marcus masih punya kesempatan untuk bisa maju ke olimpiade kalau performanya benar-benar luar biasa. Kami memang punya strategi khusus buat mereka supaya bisa mendampingi Ahsan/Hendra,” jelas Herry.
