Harapan tunggal putri Indonesia untuk meraih gelar di ajang Malaysia Masters 2016 akhirnya harus pupus. Pasalnya, wakil satu-satunya, Lindaweni Fanetri menerima hasi buruk saat berhadapan dengan wakil India, Pusarla Venkata Sindhu pada babak perempat final ini. Sindhu berhasil menyingkirkan putri terbaik Indonesia dengan skor yang cukup mencolok yakni 21-10 dan 21-10.

Sejak dimulainya set pertama pebulutangkis asal Jakarta ini sudah diberondong berbagai serangan oleh Sindhu. Alhasil jarak skor pun cukup lebar 6-2 untuk keunggulan wakil India ini. Setelah memperoleh skor tersebut, Lindaweni mulai panas dan bangkit untu mengejar ketertinggalannya.
Pebulutangkis kelahiran 18 Januari 1990 itu pun berhasil menyamakan kedudukan menjadi tujuh sama. Seolah tak mau kalah dari wakil Indonesia, pebulutangkis asal India ini terus melancarkan serangan dan berhasil memperlebar jarak menjadi 20-9. Dengan jarak yang sangat jauh ini, wakil India berhasil mengunci kemenangan pada set pertama ini dengan skor 21-10.

Pada set kedua ini, kedua negara harus rela saling berbagi skor pada awal-awal pertandingan . Namun, Sindhu berhasil kembali melebarkan jarak atas Weni menjadi 10-4. Lindaweni pun terus mencoba untuk mengejar ketertinggalannya ini hingga skor menunjukan 15-7. Namun sayang, kerja keras wakil Indonesia ini harus kandas di tangan pebulutangkis yang kini berusia 20 tahun itu dengan skor 21-10.