Kisah Rafiddias Akhdan, Demi Juara Dunia Nyaris Hijrah ke India

Jumat, 29 Januari 2016 05:25 WIB
Editor:
 Copyright:

Peristiwa itu terjadi setelah ia dipulangkan dari Pelatnas PBSI ke klubnya PB Djarum pada tahun 2014 silam. Tekad untuk mewujudkan impian kedua orang tuanya melihat dirinya naik podium tertinggi sebagai juara dunia hampir saja membuatnya tergoda untuk berkarir di India.

Namun demikian niat tersebut ia urungkan setelah kedua orang tua ingin tetap melihatnya bermain di Indonesia.

Rafiddias Akhdan memiliki cita-cita menjadi juara dunia.

"Saya ditawari di Gopican Academy di India. Akan tetapi saya melihat kedua orang tua saya masih ingin saya bermain di Indonesia. Ayah saya juga masih ingin melihat saya menjadi juara dunia dengan membawa nama Indonesia," ungkap Rafi dikutip dari Badmintalk.com.

Tak hanya orang tua, sejumlah pelatih PB Djarum pun berkeberatan bila pemuda kelahiran Jakarta 23 Januari itu hijrah ke India.

"Saya lihat dia memang punya potensi bagus. Dia juga sebelumnya sudah pernah di Cipayung, tapi mungkin karena faktor usia dan masih sangat baru, jadi dia sempat dipulangkan ke PB Djarum beberapa bulan. Mungkin dia sedikit terpengaruh dengan keputusan tersebut," ungkap salah satu legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata.

Setelah melewati masa sulit itu Rafi akhirnya dipanggil kembali ke Pelatnas Cipayung dan kini ditempa dan menempa diri di sektor ganda campuran.

Mudah-mudahan Rafi bisa terus berkembang dan benar-benar mengurungkan niatnya untuk hijrah ke mancanegara.

Rafiddias Akhdan sedang menantikan turnamen pertamanya tahun ini.

22