PBSI melalui Kepala Bidang Humas, Yuni Kartika meberikan penilaiannya terhadap kiprah pebulutangkis tanah air yang saat ini berlaga di India. Salah satu ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil melangkah ke semifinal. Hasil tersebut dikatakan Yuni merupakan pembuktian kualitas dari para atlet.
“Yakin mereka bisa melaju sampai sejauh ini karena kan kualitas mereka sudah bagus, hampir setara dengan seniornya Owi/Butet, tinggal jam terbang yang perlu ditambah. Untuk skill mereka memang sudah waktunya untuk bisa juara, mereka juga menjadi salah satu yang ditargetkan emas untuk olimpiade nanti,” ujar Yuni Kartika kepada INDOSPORT.

Maria Febe Kusumastuti kalah telak dari wakil Jepang di perempatfinal India Grand Prix Gold 2016.
Yuni yang juga merupakan mantan pebulutangkis itu juga mengatakan bahwa tidak menyangka bahwa Maria Febe Kusumastuti dikalahkan wakil Jepang dengan skor yang sangat mencolok yakni 21-9 dan 21-3.
“Untuk Febe kita juga belum tahu kondisi pastinya seperti apa. Cuman melihat dari hasil pertandingan tidak menyangka saja. Dia sangat bisa untuk melawan penantangnya, karena kepribadiannya yang ulet dan pekerja keras, namun kedaan di lapangan kita belum tahu secara pasti,”lanjutnya.
Sementara itu terlepas dari kekalahan yang dialami Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani, Kepala Bidang Humas PBSI tersebut menilai pasangan ganda campuran itu sudah tampil bagus dan mampu melewati target dan berharap isa mengikuti jejak para senior.
“Ronal/Melati sejauh ini sudah tampil bagus, bisa dikatakan sudah melewati target. Kepercayaan dirinya cukup bagus, harus sudah mulai bisa menyusul langkah para seniornya,” tutup Yuni Kartika.
%20dan%20Debby%20Susanto.jpg?w=450&h=253)
Praveen/Debby menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal India Grand Prix Gold 2016.