Thailand Masters 2016

Praveen/Debby Keok di Tangan Wakil Tuan Rumah

Selasa, 9 Februari 2016 13:40 WIB
Editor:
 Copyright:

Permainan Praveen/Debby memang bisa dibilang tak seperti biasanya. Sedangkan Dechapol/Taerattanachai lebih unggul dari segi kecepatan dan kekuatan, hingga mereka selalu memimpin perolehan angka. Di game pertama, pasangan Thailand ini mengungguli Praveen/Debby hingga 10-3 dan membuat Praveen/Debby kesulitan untuk mengejar.

Permainan netting Taerattanachai yang begitu agresif juga kerap memotong laju bola yang diarahkan Praveen/Debby. Hal ini berbeda dengan pertemuan kedua pasangan ini ketika di laga final India Open Grand Prix Gold 2016, dimana kala itu Praveen/Debby sulit sekali dibendung oleh pasangan muda dari Negeri Gajah Putih ini. Saat itu Praveen/Debby menang dengan skor 23-25, 21-9, 21-16.

Praveen/Debby naik podium utama India Grand Prix Gold 2016.

“Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa dari lawan, cuma kuat saja, sedangkan kondisi shuttlecock juga lambat. Kalau ditanya apakah kesulitan sih tidak juga, tetapi memang kendalanya ada di kami. Faktor kurang persiapan mungkin ya, kondisi badan juga kurang baik. Jadi saat latihan ada kendala juga, lutut saya sempat bengkak. Kami memang kurang maksimal di pertandingan hari ini,” ungkap Debby seperti dilansir dari laman resmi PBSI.

“Kami terbawa permainan lawan, dan tadi memang kami kurang maksa dikit,” tambah Praveen.

Hari ini memang bukan hari keberuntungan tim ganda campuran Indonsia. Keempat wakil harus terhenti di babak pertama.

Sebelumnya pasangan Alfian Eko Prasetya/Anissa Saufika dikalahkan oleh Vitalij Durkin/Nina Vislova (Rusia), dengan skor 18-21, 21-17, 16-21. Disusul kekalahan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja dari Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok), 12-21, 16-21.

Nasib serupa dialami pula Riky Widianto/Richi Puspita Dili yang menderita kekalahan dari wakil rumah, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, 17-21, 22-20, 19-21.

Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja  kandas di tangan wakil Tiongkok.