Fitriani memberikan poin hiburan untuk Indonesia yang sudah tertinggal 0-4 dari Korsel. Meski Indonesia sudah dipastikan mengalami kekalahan, Fitriani justru tampil penuh semangat dan bermain all-out agar bisa menyumbang satu poin untuk Tanah Air.
Pebulutangkis asal Garut itu mengalahkan tunggal putri Korsel, Kim Hyo-min, dalam tiga set. Pada set pertama Fitriani tertinggal lebih dulu dari Kim Hyo-min 14-21, namun pada set kedua dia mampu membalas dengan kemenangan 21-16. Puncaknya, Fitriani susah payah untuk merebut set pamungkas dengan catatan 21-19.
Meski secara keseluruhan Indonesia kalah, kemenangan Fitriani jelas sangat membanggakan, mengingat usianya yang baru 19 tahun.
Sebelumnya tunggal putri andalan Indonesia, Maria Febe Kusumastuti dikalahkan Sung Ji-hyun 6-21, 21-19, 13-21. Lalu tunggal putri lainnya, Lindaweni Fanetri takluk 7-21, 16-21 dari Bae Yeon-ju.
Sementara dua ganda putri Indonesia, Greysia polii/Rosyita Eka Putri Sari dikalahkan pasangan Korsel, Jung Kyung-eun/Shin Seung-chan dengan skor 10-21, 17-21. Dan duet Della Destiara Haris/Nitya Krishinda Maheswari dijungkalkan Chang Ye-na/Lee So-hee dengan skor 11-21, 17-21.
Hasil itu membuat Indonesia keluar sebagai runner-up Grup WC, dan akan bertemu dengan China pada babak perempatfinal kualifikasi Piala Uber 2016.