Eks Juara All England Ini Incar Bakat Muda Indonesia

Kamis, 25 Februari 2016 20:40 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor:
 Copyright:

Mantan pebulutangkis nasional, Christian Hadinata dipercaya sebagai Ketua Pemandu Bakat pada ajang Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 yang akan berlangsung pada 12 Maret - 4 September 2016 mendatang. Banyak kriteria yang dilakukan untuk mencari bibit pebulutangkis berpotensial dalam ajang tersebut.‎

Pemilihan atlet yang berusia 10-15 tahun itu harus memiliki postur yang ideal, skill yang mumpuni hingga karakter fighting spirit yang tidak mau kalah. 

"Lewat audisi umum ini kita ingin terus mengobarkan semangat bulutangkis ke seluruh pelosok penjuru tanah air. Kami ingin memastikan agar api semangat mencintai, menggilai dan menekuni bulutangkis bisa terus menyala di seluruh pelosok tanah air. Kami ingin agar supremasi bulutangkis Indonesia bisa terjaga sampai kapanpun," harap Christian.

Namun yang menjadi sorotannya kali ini, Chris ingin membangkitkan prestasi di sektor putri. Sebab menurutnya, saat ini jumlah atlet pebulutangkis putri masih sangat minim dibandingkan putra. 

"Dengan menggelar audisi ini sebenarnya inilah tantangan kami untuk bisa menjaring bibit pemain handal terutama untuk sektor putri. Sebab kalau bibit pemain putri makin sedikit maka kita akan makin sulit untuk mengembalikan supremasi bulutangkis putri Indonesia seperti era Susi Susanti, Mia Audina atau Maria Kristin," katanya.


Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015

Disisi lain, salah satu legend bulutangkis tanah air, Minarti Timur mengatakan audisi umum ini akan menjadi sebuah kesempatan bagi para atlet yang ingin mengembangkan karirnya. 

"Dana dari pemerintah selama ini untuk olahraga memang tidak terlalu besar. Seandainya ada banyak perusahaan seperti Djarum seperti ini, mungkin para atlet ini akan semakin fokus dalam mengembangkan karirnya," ucap Minarti.

Untuk itu, atlet tanah air yang kini menjadi pelatih bulutangkis di Manila ini berharap melalui ajang audisi umum ini terjaring atlet-atlet berpotensial. Sehingga bisa membuktikan diri, Indonesia memiliki atlet-atlet yang bersinar dan tidak kalah bersaing dengan atlet luar negeri lainnya