Pebulutangkis yang karib disapa Butet ini mengaku banyak hal positif dari dunia bulutangkis yang bisa ia terapkan di bisnisnya. Mental yang kokoh serta semangat pantang menyerah menjadi modal kuat yang sudah dikantonginya selama berprofesi sebagai atlet, dimana ini juga sangat diperlukan seorang entrepreneur.
“Selama jadi atlet, mental saya sudah terdidik dan tertempa untuk punya mental yang kuat, mental baja, saya punya mental yang tidak gampang digoyah orang. Di saat menemukan kesulitan atau merasa capek, saya sudah kebal. Kadang di pertandingan kami merasa capek harus menghadapi lawan, banyak penonton bikin tegang, tetapi kami harus hadapi,” kata peraih medali perak ganda campuran Olimpiade Beijing 2008 ini sepreti dikutip dari laman resmi PBSI.
Butet sudah mengepakkan sayap ke dunia dan bekerjasama dengan teman-temannya. Ia pun sudah terjun ke bisnis property dan kini sedang merintis bisnis pijat refleksi.

Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad usai meraih gelar juara di turnamen bergengsi.
Walaupun masih bertatus sebagai atlet, Liliyana tak mau main-main menjalankan bisnisnya. Namun, sebagai atlet kelas dunia yang dituntut untuk berkonsentrasi pada latihan dan pertandingan dengan jadwal yang padat, Liliyana memang tak bisa seratus persen terjun langsung mengelola bisnisnya, namun Liliyana menyerahkan hal ini kepada partner bisnis yang memang merupakan orang kepercayaannya.
“Kadang atlet kan bingung saat pensiun mau ngapain, ada yang jadi pelatih di Indonesia, ada juga yang melatih ke luar negeri. Lalu saya berpikir kenapa tidak dari sekarang saya coba rintis bisnis dulu,” akunya lagi.

Liliyana dan Tontowi sedang fokus bersiap diri menuju Olimpiade Rio de Janeiro.