Pihak PBSI melalui pelatih tunggal putri, Edwin Iriawan menyatakan bahwa seringnya Bellaetrix mengalami cedera bisa saja membuat sang pemain kehilangan kesempatan untuk tetap berada di Pelatnas PBSI.

"Dia (Bellaetrix) masih dalam pemulihan cedera, kami beri waktu sampai enam bulan ke depan jika tidak bisa kembali fit dan tidak bisa berkompetisi maka dia harus keluar dari sini," ujar Edwin Iriawan.
Menurut pelatih tunggal putri tersebut hal itu diambil untuk membuat perkembangan tim semakin membaik. Sementara itu kondisi Bellaetrix disebutnya tidak memungkinkan untuk tampil di Piala Uber Mei mendatang.
"Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan tim dokter supaya kuaitas tunggal putrid semakin baik. Setiap pemain yang berada di pelatnas harus bias berprestasi. Bella juga tidak mungkin tampil di putaran final Piala Uber karena tidak keburu waktunya,” sambungnya.

Bellaetrix pertama kali mengalami cedera pada Piala sudirman di Mei 2015 lalu, yang membuatnya harus menjalani masa pemulihan. Kemudian Bella kembali bertanding pada Taiwan Terbuka, Oktober 2015 dan kembali mengalami cedera dimana dia mundur saat berhadapan pemain tuan rumah, Shung Shou Yung.