Tak terasa enam tahun sudah Liliyana Natsir berpatner bersama Tontowi Ahmad. Keduanya pun telah menjelma menjadi pasangan ganda campuran terbaik milik Tanah Air.
Berbagai prestasi berhasil diraih keduanya untuk mengharumkan nama Indonesia, sebut saja keduanya sempat meraih hatrick kejuaraan All England dari tahun 2012 hingga 2014. Sayang di tahun 2015 meski tampil di final, mereka gagal meraih juara.
setelah melewati selama 6 tahun, wanita yang kerap disapa Butet ini pun mengaku belum merasa jenuh, sebaliknya ia mengakui masih ada beberapa yang harus diperbaiki.
"Jenuh sih gak ya, tapi komunikasi harus terus diperbaiki. Khususnya komunikasi di dalam lapangan," ucap Butet saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta.

Tontowi Ahmad (kanan) dan Liliyana Natsir, pasangan ganda campuran terbaik milik Indonesia.
"Ya harus terus diperbaiki karena memperbaiki intern itu yang agak sulit. Agar kita terus satu menjadi satu dan ketemu peforma terbaik," tambah Butet.
Butet sendiri memang kini tak mau bermain selain di nomor ganda campuran. Padahal sebelumnya, Liliyana Natsir sempat bermain di nomor ganda putri.
"Saya sudah tak percaya main di ganda putri. Lagi pula saya yakin ganda putri kita saat ini sudah bagus-bagus. Saya sekarang lebih enjoy bermain di mix (ganda campuran). Karena kann kalau di ganda putri banya rely, kalau di mix gak terlalu banyak," tandas wanita berambut bondol ini.