dikemukakan Humas PBSI, Yuni Kartika, Kento Momota memiliki sejumlah keunggulan. Meski baru berusia 21 tahun, tunggal asal Jepang itu sudah memiliki kematangan dalam bermain.
“Momota mempunyai tipe permainan yang sangat save. Di samping itu Momota juga pandai mengatur ritme permainan,”ungkap Yuni saat dihubungi INDOSPORT.
Keunggulan-keunggulan itu telah dibuktikan Momota yang kini menduduki rangking tiga dunia. Menghadapi Jonatan, jelas Momota lebih diunggulkan. Secara peringkat Jojo, sapaan Jonatan, jauh di belakang, berada di rangking 35 dunia. Namun demikian hemat Yuni, tunggal masa depan Indonesia yang baru berusia 18 tahun itu memiliki senjata pamungkas.

“Jojo mempunyai fisik yang prima dan punya rally rally yang save,”tandas wanita 42 tahun itu.
Pertemuan keduanya dijadwalkan pada pukul 22:40 WIB. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka.
“Di atas kertas rangking Momota lebih tinggi. Mudah-mudahan Jonatan bisa menampilkan permainan terbaik,”harap mantan srikandi bulutangkis Indonesia itu.