"Sungguh luar biasa penampilan Paveen/Debby menghadapi Zhang Nan dan Zhao Yun Lei semalam, diharapkan kemenangan tersebut berulang di final dan juara," Kata salah satu suporter bulutangkis, Taufik Hidayat (23 tahun) di Padang.
Menurutnya peluang Praveen dan Debby untuk juara cukup besar karena dari segi stamina tentunya lebih unggul dikarenakan faktor usia. Namun tetap harus diwaspadai mengingat Joachim Fischer dan Cristinna Pedersen merupakan pasangan yang tidak mudah menyerah.
"Meski lebih sering kalah dalam beberapa kali pertemuan, kami berharap keduanya bisa mengikuti rekan pelatnas Tontowi dan Lilyana yang pernah merebut juara beberapa tahun lalu," kata Taufik seperti dikutip dari Antara.

Praveen/Debby mengalahkan pasangan nomor 1 China, Zhang Nan/Zhao Yunlei untuk lolos ke final.
Pecinta bulutangkis lainnya, Prayudha (17) berharap agar Praveen dan Debby kembali bermain tanpa beban dan santai. Menurutnya kemenangan atas pasangan nomor satu dunia Zhang Nan dan Zhao Yun Lei dikarenakan Praveen dan Debby bermain lepas. Artinya kemenangan dan kekalahan suatu hal biasa.
Meskipun begitu sebagai bangsa Indoesia, dia berharap pasangan Indonesia itu dapat juara dan mengharumkan nama negara. "Meski kita hanya penonton dan berkecimpung langsung namun kebanggaan juara tetap dirasakan," kata Prayudha.

Praveen/Debby akan melawan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, di final.
Senada dengan itu atlet dan pelatih basket dari Padang, Firman juga berharap agar bulutangkis Indonesia dapat terus maju. Menurutnya bila berharap pada basket Indonesia peluang untuk bersaing di dunia masih kalah jauh, namun bulutangkis yang telah mendunia hal tersebut dapat dicapai.
"Kami dari basket mendukung penuh setiap kemenangan atlet bulutangkis Indonesia karena juga merupakan kebanggaan bangsa," tutur Firman.
Tidak ingin ketinggalan, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, juga angkat bicara. Menurutnya masyarakat harus total mendukung untuk kemajuan olahraga daerah dan nasional.