Malaysia Open 2016

Balas Dendam, Owi/Butet ke Semifinal

Jumat, 8 April 2016 20:19 WIB
Editor: Charles Emanuel Dominggus
© PBSI
 Copyright: © PBSI

Tontowi/Liliyana menang dua game langsung 21-17 dan 21-14.

Dengan Chris/Gabrielle, Tontowi/Liliyana sebenarnya masih unggul 7-4 dalam rekor pertemuannya. Namun mereka harus tetap waspada karena di dua pertemuan terakhir, Tontowi/Liliyana justru memperoleh kekalahan beruntun yakni di BWF World Super Series Finals 2015 di Dubai dan All England 2016 lalu.

“Hari ini kami main cukup baik. Kami mengatur permainan dengan baik, sehingga kami bisa leading jauh, dan kami masih terus yakin,” ungkap Liliyana dikutip dari badmintonindonesia.org. 

“Kami sudah menerapkan strategi dengan cukup bagus. Kami konsisten dan jarang buang poin buat musuh. Yang pasti kami fokus terus,” sambung Tontowi. 

Berikutnya di semifinal, Tontowi/Liliyana sudah ditunggu oleh Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen asal Denmark.

Meski skor pertemuan tertinggal 3-5, Tontowi/Liliyana mempunyai catatan baik pada pertemuan terakhir mereka. Tontowi/Liliyana mengalahkan Fischer/Pedersen di All England 2015 lalu dengan skor 21-17 dan 21-11.

“Kami harus mencoba lebih tenang. Saya juga depannya harus bisa tenang lagi, fokus dan lebih mengatur permainan lagi,” tambah Liliyana. 

Dengan demikian, Indonesia berhasil loloskan tiga wakilnya ke semifinal. Sebelum Tontowi/Liliyana menang, Jonatan Christie dan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari juga sudah sama-sama mengamankan tiket semifinal.

Sayang, duet Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus terhenti di perempat final usai menghadapi Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding asal Denmark. 

22