'Tim Thomas ke Final Jadi Kado Hari Kebangkitan Nasional'

Jumat, 20 Mei 2016 16:52 WIB
Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

“Sekali lagi selamat untuk Tim Thomas Indonesia. Terima kasih kepada semua pemain, pelatih dan ofisial untuk perjuangan kalian, ini menjadi kado bagi Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari ini,” ungkap Menpora seperti rilis yang diterima INDOSPORT.

Menurut Menpora, inilah saatnya Indonesia bisa kembali merebut gelar lambang supremasi bulutangkis beregu putera yang tidak pernah kembali ke Tanah Air sejak terakhir kali merebutnya pada 2002. 

“Mari kita doakan semoga Tim Thomas Indonesia bisa juara,” tambah Cak Imam.

Seperti diketahui, Indonesia melaju ke final setelah ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang turun di partai keempat, sukses mengatasi ganda kedua Korea, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang untuk memastikan kemenangan Merah Putih 3-1 atas Korea.


Turun di partai pertama, Jonatan gagal menyumbang poin.

Dua poin Indonesia sebelumnya di sumbangkan oleh ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting.

Indonesia sempat tertinggal 0-1 ketika Jonatan Christie yang turun di partai pembuka tunggal putra, dikalahkan Son Wan Ho dengan skor 10-21, 16-21.

Kendati merupakan negara dengan koleksi gelar Piala Thomas terbanyak, 13 kali, Indonesia memang sudah terlalu lama tidak menjadi kampiun di ajang bulu tangkis beregu putera paling bergengsi tersebut. Tim Merah Putih terakhir kali meraihnya pada 2002 atau 14 tahun silam, saat Piala Thomas digelar di Ghuangzou, Tiongkok.

3