Bermain di Istora Senayan, Jakarta, pemain yang kerap disapa Owi/Butet ini takluk dua set langsung 21-19, 21-17. Owi/Butet sejatinya mampu memenangkan pertandingan. Namun sayang, pemain yang diunggulkan pada posisi dua ini kerap melakukan kesalahan mendasar.
"Kami sering error dan bermain di bawah peforma kita. Jadi bola-bola yang harusnya gampang dimatikan malah tidak bisa," ucap Liliyana selepas laga.

"Padahal lawan kami bukan pemain campuran. Jadi mereka lebih main nothing to lose," sambungnya.

Senada dengan Butet, Owi pun tidak dapat menutupi rasa kecewa atas kekalahan ini. Baginya, persiapan yang sudah sangat matang harus berakhir tidak sesuai rencana.
"Padahal persiapan kami sudah maksimal. Tapi hasilnya seperti ini. Tentunya ini sangat membuat kami kecewa dengan penampilan di bawah peforma terbaik," tutup Owi.