Gelaran Indonesia Open kali ini benar-benar menjadi turnamen hampa bagi tuan rumah. Jagoan Tanah Air seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Praveen Jordan/Debby Susanto, Jonatan Christie, Anthony Ginting, dan lainnya tidak bisa mencapai babak final.
Bahkan beberapa pemain harus tumbang sejak babak awal. Namun hal ini tidak menyurutkan para penggila bulutangkis untuk tetap membanjiri Istora Senayan untuk menyaksikan laga final.
Mereka datang berbondong-bondong dengan alasan ingin menyaksikan idolanya, Lee Yong Dae, pebulutangkis kece asal Korea Selatan.

Pesona Lee Yong Dae mampu menjadi magnet penggila bulutangkis tanah air.
Pesona juara ganda putra tersebut disebut menjadi magnet tersendiri bagi penonton untuk menontong langsung. Hal itu pula yang terjadi dengan dua wanita cantik, Devi dan Betty.
“Kita datang nonton ingin lihat Lee Yong Dae, dia mainnya bagus dan senang tadi bisa jadi juara. Pas dia buka baju di lapangan itu rasanya geregetan gimana gitu,” tutur Devi seraya tertawa kepada INDOSPORT.

Devy dan Betty datang ke Istora Senayan demi menyaksikan Lee Yong Dae tampil di final Indonesia Open 2016.
Meski demikian terselip kekecewaan karena tak ada pebulutangkis idola Indonesia yang tampil di final. Meski demik. Namun, mereka tetap berharap agar ke depannya pemain Indonesia bisa menjadi juara di rumah sendiri.
“Pemain kita juga tak kalah bagus, semoga saja di tahun depan pemain kita bisa menjadi juara di Indonesia Open,” sambung Betty.
Pesona Lee Yong Dae memang mampu menyihir para penonton terutama kaum wanita. Selain ketangkasannya memukul shuttlecock, ketampanan atlet asal Negeri Ginseng ini ikut memikat perempuan di Istora Senayan.
Bahkan para jurnalis yang menyakiskan pertandingan lewat layar kaca di Media Center ikut terpukau. Begitu memastikan gelar juara, para kuli tinta itu serentak ikut berteriak kegirangan.