Pagelaran Indonesia Open 2016 telah berakhir, kini para pebulutangkis terbaik Indonesia akan bersiap mengikuti turnamen selanjutnya yakni Australia Open 2016. Namun, kedatangan mereka ke Australia ini tidak dipatok target yang tinggi.
Kepala Bidang Humas dan Sosial Media PBSI, Yuni Kartika menjelaskan bahwa target utama bukan menjadi juara di Australia Open, melainkan lebih membidik prestasi di pentas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil nanti.

Kepala Bidang Humas dan Sosial Media PBSI, Yuni Kartika
Maka dari itu, di Australia Open nanti pebulutangkis terbaik Merah Putih ini diminta agar tidak mendapatkan masalah seperti cedera.
“Ya, memang harus diakui bahwa target utama kita itu Olympic. Nantinya, di Australia Open ini anak-anak diusahakan tidak ada yang mengalami cedera,” katanya kepada INDOSPORT.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Meskipun tanpa target, Yuni menambahkan bahwa putra/putri terbaik bangsa ini akan tetap bermain dengan performa terbaiknya, hanya saja akan sedikit dikontrol agar terhindar dari cedera.
Diharapakan mereka mampu mempertahankan rankingnya saat ini agar di olimpiade nanti tidak mendapatkan kesulitan.
“Mereka akan tetap fight, namun tidak akan mati-matian karena yang kita tunggu-tunggu itu Olympic. Kita meminta agar mereka tidak keluar dari rankingnya yang sekarang ini untuk mendapatkan tempat yang enak di Olimpyic," tambahnya.