Asia Junior Championships 2016

Target Ganda Putri Indonesia di Kejuaraan Asia

Rabu, 13 Juli 2016 09:52 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
 Copyright:

Di tahun 2015, langkah Apriani/Jauza terhenti di babak perempatfinal setelah dikalahkan wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Apriani/Jauza kalah dua game langsung dengan skor 19-21 dan 20-22.

“Targetnya bisa melewati hasil tahun lalu. Kalau bisa, pastinya ingin juara. Kami ingin bisa juara, apalagi ini turnamen junior terakhir untuk partner saya, Apriani,” kata Jauza, dalam rilis yang didapat INDOSPORT.

Apriani/Jauza menjadi unggulan pertama turnamen yang berlangsung di CPB Badminton Training Center, Bangkok tersebut. Keduanya langsung melaju ke babak dua usai mendapatkan bye.

Mereka kemudian akan berhadapan dengan pasangan Korea, Kim Min Ji/Lee Ye Na, yang juga mendapat bye.


Apriani/Jauza ingin meraih prestasi lebih baik dari musim lalu

“Persiapan sejauh ini sudah kami lakukan dengan maksimal. Kemarin main di beregu juga sudah cek kondisi lapangan, sudah menyesuaikan lapangan juga,” ujar Jauza.

“Lawan berat sih sejauh ini masih Tiongkok, tapi semua tetap waspada. Kami siap buat bertanding. Meskipun beberapa kali turun rangkap di beregu kemarin, saya yakin dalam kondisi fit dan bisa memberikan yang terbaik,” sambung Apriani.


Salah satu ganda putri Indonesia, Jauza Fadhilah Sugiarto. 

Selain Apriani/Jauza, Indonesia punya dua pasangan ganda putri lagi, yaitu Mychelle Crhystine Bandaso/Serena Kani dan Vania Arianti Sukoco/Tania Oktaviani Kusumah.

Mychelle/Serena seperti mendapat durian runtuh. Setelah bye di babak pertama, calon lawannya di babak dua pun mengundurkan diri. Mychelle/Serena lolos tanpa berkeringat melawan pasangan Filipina, Jessie Francisco/Alyssa Geverjuan.

Vania/Tania juga mendapat bye di babak pertama. Baru di babak dua, mereka akan ditantang wakil tuan rumah, Pattaranan Chamnaktan/Kwanchanok Sudjaipraparat. Melihat peluang di atas kertas, Vania/Tania masih diunggulkan dengan titel sebagai unggulan enam.