Kontingen bulutangkis Indonesia berangkat menuju Brasil dengan menggunakan maskapai Qatar Airways, mereka berangkat pada Kamis (28/7) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.
Sesaat sebelum menempuh perjalanan udara, tim melakukan doa bersama yang dipimpin oleh Chef de Mission Tim Bulutangkis di Olimpiade Rio 2016, Achmad Budiharto.
Budiharto meminta seluruh atlet melakukan yang terbaik selama pertandingan lantaran sudah menjalani persiapan dengan maksimal. Selain itu, ia juga menyarankan para pemain untuk menyerahkan hasil dari segala usaha kepada Tuhan.
“Kita telah melakukan persiapan dengan maksimal sebelum berangkat ke Brasil, jadi lakukanlah yang terbaik selama bertanding di olimpiade. Kita juga harus bertawakal kepada Tuhan YME, semoga kita dapat memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” kata Budiharto dalam rilis yang diterima INDOSPORT.
Sementara itu, Manajer Tim Bulutangkis Rexy Mainaky menekankan bahwa para atlet mesti menekankan tiga hal selama olimpiade yaitu tekad, motivasi, dan fokus. Ketiga hal inilah yang dipandang Rexy perlu untuk dijaga.
“Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan YME selama di Sao Paulo dan Rio, untuk bisa mencapai hasil terbaik. Tekad, motivasi dan fokus adalah hal-hal yang perlu kita jaga. Saya yakin dan percaya kalau para pemain sudah siap, baik secara teknik maupun mental,” ujar Rexy.
Pertandingan cabang bulutangkis akan dimainkan pada 11-20 Agustus 2016 di stadion Riocentro Pavilion 4.
Dari lima kategori, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan jadi wakil Indoneis yang akan menghadapi lawan berat meski berstatus sebagai unggulan ke-2. Pasangan tersebut akan menghadapi Chai Biao/Hong Wei dan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa di Grup D ganda putra.